Home » » BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL (ASOSIATIF DAN DISOSIATIF)

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL (ASOSIATIF DAN DISOSIATIF)

Written By Bangmu2 Editor on Sabtu, 18 Mei 2013 | 22.25


Bentuk-bentuk Interaksi Sosial 

Interaksi sosial yang dilakukan manusia mengarah ke dua kutub yang berlawanan. Adakalanya mengarah pada suatu kerja sama, namun pada saat lain dapat mengarah ke bentuk perlawanan.

Interaksi sosial yang mengarah kebentuk kerja sama disebut interaksi asosiatif, 

sedangkan interaksi sosial yang mengarah ke bentuk perlawanan disebut interaksi disosiatif. 

Kedua kutub itu memiliki variasi bentuk yang bermacam-macam.

1. Interaksi Asosiatif
Interaksi sosial asosiatif dapat berupa kerja sama, akomodasi, asimilasi, akulturasi, dekulturasi, dominasi, paternalisme, diskriminasi, integrasi, dan pluralisme.


2. Interaksi Disosiatif
Interaksi sosial disasosiatif selalu mengarah pada proses oposisi. Oposisi terjadi apabila ada kelompok atau organisasi dalam suatu sistem mempunyai kekuasaan dominan yang memengaruhi kelompok lain untuk mengikutinya.

Oposisi menjadi bentuk perlawanan dari kelompok minoritas terhadap kelompok mayoritas. Misalnya, dalam sistem demokrasi partai politik A mendukung pemerintah, sedangkan partai B beroposisi terhadap pemerintah.

Wujud oposisi atau proses disosiatif dibedakan menjadi tiga bentuk, yaitu persaingan, kontraversi, dan konflik.