Home » » AUGUSTE COMTE : 3 TAHAPAN PERKEMBANGAN POLA PIKIR MANUSIA

AUGUSTE COMTE : 3 TAHAPAN PERKEMBANGAN POLA PIKIR MANUSIA

Written By Bangmu2 Editor on Selasa, 22 Januari 2013 | 11.10


Teori Auguste Comte menjelaskan tiga tahap perkembangan pola pikir manusia, yaitu 

Teologis(manusia percaya bahwa dibelakang gejala-gejala alam terdapat kuasa-kuasa adikodrati yang mengatur fungsi dan gerak gejala-gejala tersebut), 

Metafisik (dalam tahap ini dewa-dewa hanya diganti dengan kekuatan-kekuatan abstrak, dengan pengertian atau dengan benda-benda lahiriah, yang kemudian dipersatukan dalam sesuatu yang bersifat umum, yang disebut dengan alam), dan 

Positif ( Manusia tidak lagi mau mencari asal dan tujuan terakhir seluruh alam semesta ini, atau melacak hakekat yang sejati dari segala sesuatu yang berada di belakang segala sesuatu, tetapi berusaha menemukan hukum-hukum kesamaan dan urutan yang terdapat pada fakta-fakta yang disajikan kepadanya, yaitu dengan pengamatan dan dengan memakai akalnya).

Kenyataan yang terjadi saat ini ternyata tidaklah tepat dengan pendapat Auguste Comte, di dalam makalah kelompok ini Auguste Comte mengatakan manusia bukan sebagian atau mayoritas yang berarti manusia seluruhnya. Pendapat ini sangatlah tidak tepat, karena mayoritas manusia saat ini masih menganut agama di dalam hidupnya. Sehingga Tahap Positif dapat diperbaiki menjadi seperti ini:


“Terdapat manusia yang tidak lagi mau mencari asal dan tujuan terakhir seluruh alam semesta ini, atau melacak hakekat yang sejati dari segala sesuatu yang berada di belakang segala sesuatu, tetapi berusaha menemukan hukum-hukum kesamaan dan urutan yang terdapat pada fakta-fakta yang disajikan kepadanya, yaitu dengan pengamatan dan dengan memakai akalnya.”

Dengan pengertian seperti di atas, maka pernyataan di atas tidak menutup kemungkinan untuk ada manusia yang masih mencari asal dan tujuan terakhir seluruh alam semesta ini. Karena di masa sekarang, beberapa negara mungkin memang memiliki keadaan yang sesuai dengan pendapat Auguste Comte, tetapi juga terdapat beberapa negara yang masih mengajarkan Agama sebagai dasar negara dan dasar hidup untuk warganya.

Baca Juga