Home » » KISAH TERSAMBAR PETIR HINGGA MELEKAT DIATAS KUBAH

KISAH TERSAMBAR PETIR HINGGA MELEKAT DIATAS KUBAH

Written By Bangmu2 Editor on Selasa, 04 Desember 2012 | 23.03




Qubbatul Khadhra’ (kubah hijau) yang terlihat megah di Masjid Nabawi berfungsi menaungi kuburan jasad Rasul Saw yang mulia didampingi kedua sahabatnya sekaligus mertuanya yaitu Abu Bakar Siddiq ra, dan Umar bin Khattab ra. Tempat tersebut dahulunya adalah rumah baginda Rasul Saw karena setiap Rasul yang diutus oleh Allah Swt dikuburkan di mana dia wafat. Sebagaimana sabda Nabi Saw: Tidak dicabut nyawa seorang Nabi pun melainkan dikebumikan dimana dia wafat. (HR. Ibnu Majah)

Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yatim Sahl dan Suhail berukuran 3 x 30 m.
Bangunan yang sederhana itu hanya berdindingkan tanah yang dikeringkan, bertiangkan pohon kurma dan beratapkan pelepah kurma. Sebelah Timur bangunan Masjid Nabawi dibangun rumah Nabi Saw, dan sebelah Barat dibangun ruangan untuk orang-orang miskin dari kaum Muhajirin yang pada akhirnya tempat itu dikenal dengan tempat ahli Suffah (karena mereka tidur berbantalkan pelana kuda).

Baru pada tahun ke-7 H, Nabi mengadakan perluasan Masjid Nabawi ke arah Timur, Barat, dan Utara sehingga berbentuk bujursangkar 45 x 45 m dengan luas mencapai 2.025 m2 dan program jangka panjang untuk memperluas Masjid Nabawi seperti yang kita lihat sekarang ini diisyaratkan oleh Nabi Saw dengan sabdanya menjelang wafat: “Selayaknya kita memperluas masjid ini”.

Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. Mayatnya melekat pada kubah hijau tersebut dan tidak dapat diturunkan sampai sekarang. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”.

Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi”.

Kisah jenazah melekat di kubah masjid Nabi Muhammad SAW ini adalah riwayat dari pada Syekh Waliullah Murtadha Al-Zabidi (1790 m) mengenai peristiwa orang-orang wahabi pada zaman itu yang berniat merobohkan tanda-tanda di kubur baqi dan akan meruntuhkan kubah Sang Nabi SAW dengan tujuan menghalangi umat islam.

Di kata seorang coba menaiki kubah hijau ini untuk menghancurkannya, lantas ia disambar petir dan mati di sana serta mayatnya melekat tidak bisa ditarik. Ulama-ulama pada waktu itu bersepakat membiarkan mayat itu dikafani, dan di kerandakan di atas kubah itu dan masih kelihatan hingga sekarang kata Syeikh Al-Zabidi "Allah sengaja membiarkan mayat itu melekat dengan kubah sebagai pengajaran kepada umat islam pada generasi berikutnya."

referensi:
http://bodrexcaem.blogspot.com/2011/02/misteri-mayat-di-atas-kubah-masjid.html
http://santosa-innovation.blogspot.com/2012/11/berniat-merobohkan-kubah-masjid-orang.html

Google+ Followers

Populer Minggu Ini

Diberdayakan oleh Blogger.