Home » » SEKOLAH DAN FUNGSI-FUNGSINYA

SEKOLAH DAN FUNGSI-FUNGSINYA

Written By Bangmu2 Editor on Rabu, 10 Oktober 2012 | 23.23

A. Fungsi-Fungsi Sekolah

Tak dinyana walaupun sekolah sering dihujat karena fungsi dan sistemnya tidak maksimal namun tetap saja masih banyak orangtua/wali menyekolahkan anak-anaknya di sekolah bahkan setiap tahun ajaran baru selalu meningkat jumlahnya. Ini tak dapat dihindari bahwa sekolah memiliiki fungsi yang begitu besar di dalam kehidupan masyarakat begitu pula sebaliknya. Berikut adalah beberapa fungsi sekolah yang dituliskan oleh Prof. Dr. S. Nasution dalam bukunya ‘Sosiologi Pendidikan’.

1.   Sekolah mempersiapkan anak untuk suatu pekerjaan.
2.   Sekolah memberikan keterampilan dasar.
3.   Sekolah membuka kesempatan memperbaiki nasib
4.   Sekolah menyediakan tenaga pembangunan.
5.   Sekolah membantu memecahkan masalah-masalah sosial.
6.   Sekolah mentransmisi kebudayaan.
7.   Sekolah membentuk manusia yang sosial.
8.   Sekolah merupakan alat mentransformasi kebudayaan; dan
9.   Fungsi-fungsi laten lainnya seperti sebagai tempat menitipkan anak, mendapatkan jodoh, dan sebagainya.


Jadi singkatnya beberapa fungsi pendidikan yang telah dijabarkan di atas sebenarnya dapat dirangkum menjadi fungsi sekolah sebagai alat mobilitas sosial, fungsi sekolah sebagai alat sosialisasi, fungsi sekolah sebagai alat kontrol dan integrasi sosial, dan yang paling utama adalah fungsi manifest adalah pendidikan intelektual, yakni “mengisi otak” anak dengan berbagai macam pengetahuan. Sekolah dalam realitasnya masih mengutamakan latihan mental-formal, yaitu suatu tugas yang pada umumnya tidak dapat dipenuhi oleh keluarga atau lembaga lain, oleh sebab itu sekolah memerlukan tenaga khusus yang dipersiapkan untuk itu, yakni guru.

B. Sekolah Sebagai Alat Integrasi dan Pelopor Perubahan

“Sekolah tak dapat melepaskan diri dari masyarakat tempat ia berada, dan dari kontrol pihak yang berkuasa. Sekolah hanya dapat mengikuti perkembangan dan perubahan masyarakat dan tak mungkin memelopori atau mendahuluinya. Jadi tidak ada harapan untuk sekolah dapat membangun masyarakat baru lepas dari proses perubahan sosial yang berlangsung dalam masyarakat itu.”
Jadi dari kutipan di atas sebenarnya dapat kita analisis bahwasannya sekolah sulit untuk sebagai pelopor dari perubahan dan pembaharuan yang terjadi pada masyarakat dan individu karena pada dasarnya fungsi sekolah secara konservatif itu untuk menyampaikan, meneruskan atau mentransmisi kebudayaan yang salah satu di antaranya adalah nilai-nilai nenek moyang kepada generasi muda. Dengan kata lain sekolah merupakan alat untuk mempertahankan status quo.

Namun di sisi lain, sekolah juga turut mendidik generasi muda agar hidup dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang cepat akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam hal ini sekolah merupakan agent of change. Dari dua sisi fungsi yang saling bertentangan ini sebenarnya dapat disimpulkan bahwasannya “dalam kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, sekolah memegang peranan penting sebagai ‘agent of change’ yang bertujuan untuk membawa perubahan-perubahan sosial. Akan tetapi dalam norma-norma sosial, seperti struktur keluarga, agama, filsafat bangsa, sekolah cenderung bertujuan mempertahankan yang lama dan dengan demikian dapat mencegah terjadinya perubahan yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

sumb3r:
http://proletargameover.blogspot.com/2012/10/sekolah-sebagai-organisasi-sosial.html

Sponsor

Google+ Followers

Populer Minggu Ini

Diberdayakan oleh Blogger.