Home » » REALITAS SOSIAL DI MASYARAKAT

REALITAS SOSIAL DI MASYARAKAT

Written By Bangmu2 Editor on Senin, 23 Juli 2012 | 00.15


a. Interaksi Sosial

Ketika Anda bercakap-cakap dengan teman atau menghadap guru, berarti
Anda telah melakukan interaksi sosial. Interaksi sosial adalah cara-cara hubungan
yang dapat dilihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok manusia
saling bertemu. Interaksi sosial dapat berupa hubungan antarpribadi, antara
individu dengan kelompok, antarkelompok, dan antara individu dengan
lingkungan.


b. Kebudayaan

Sebagai makhluk yang memiliki akal dan budi, manusia menciptakan ke-
budayaan untuk melindungi diri dan memenuhi kebutuhan hidupnya.  Misal-
nya, dalam usaha melindungi diri dari cuaca, manusia menciptakan pakaian
dan rumah. Untuk melindungi diri dari ancaman binatang buas, manusia men-
ciptakan berbagai macam alat perlindungan.  Kebudayaan yang diciptakan manu-
sia ini juga termasuk fakta sosial yang dikaji sosiologi.


c. Nilai dan Norma Sosial

Apakah Anda dapat membayangkan hidup di dalam masyarakat tanpa
aturan-aturan yang harus dipatuhi bersama? Apa yang akan terjadi apabila
anak-anak di rumah merasa tidak perlu menghormati orang tuanya, dan orang
tua merasa tidak perlu bertanggung jawab atas kehidupan anak-anaknya? Apa
yang akan terjadi apabila para siswa di kelas merasa tidak wajib menghormati
guru dan teman-temannya; para pengendara kendaraan di jalan bebas sebebas-
bebasnya memakai jalan; dan para penjahat dibiarkan saja tanpa hukuman?
Tentu yang terjadi adalah kekacauan.
Di situlah peran nilai dan norma sosial. Nilai sosial adalah sesuatu yang
bersifat abstrak berupa prinsip-prinsip, patokan-patokan, anggapan, maupun
keyakinan-keyakinan yang berlaku di suatu masyarakat. Prinsip-prinsip dalam
nilai sosial itu menyangkut penilaian apakah sesuatu baik, benar, dan berharga
yang seharusnya dimiliki dan dicapai oleh warga masyarakat. Norma sosial
merupakan bentuk konkret dari nilai-nilai sosial yang berupa peraturan, kaidah,
atau hukuman. Nilai dan norma sosial merupakan fakta yang ada dalam
masyarakat, sehingga tidak bisa diabaikan dalam studi sosiologi.


d. Stratifikasi Sosial

Di sekolah, Anda pasti merasa adanya perbedaan hak dan kewajiban antara guru dan murid. Di masyarakat atau desa juga terjadi perbedaan kedudukan seperti itu, misalnya si A termasuk orang kaya, sedang si B termasuk orang miskin. Bahkan, dalam masyarakat tradisional kita juga sering dibedakan adanya golongan bangsawan (priyayi) dengan golongan orang kebanyakan. Kenyataan bahwa manusia dalam masyarakat memiliki strata berbeda, tidak boleh diabaikan dalam kajian sosiologi, karena perbedaan itu memberikan dampak pada hubungan dengan kelompok lain dengan segala akibat baik dan buruknya. Golongan priyayi mempunyai strata paling atas pada masyarakat jawa tradisional.


e. Status dan Peran Sosial

Status sosial dapat disamakan de-
ngan kedudukan, peringkat atau posisi
seseorang dalam masyarakat. Di dalam
suatu status, terkandung sejumlah hak
dan kewajiban. Misalnya, seorang yang
berstatus sebagai siswa, maka dia me-
miliki hak untuk mendapatkan ilmu dan
sekaligus memiliki kewajiban untuk be-
lajar dengan tekun.
Status sosial berkaitan erat dengan
peran sosial. Status bersifat pasif,
sedangkan peran sosial bersifat dinamis.
Peran sosial adalah tingkah laku yang
diharapkan muncul dari seseorang yang
memiliki status tertentu. Misalnya, tingkah laku yang diharapkan dari seorang
yang berstatus siswa adalah rajin belajar, hormat kepada guru, dan lain-lain.
Baik peran maupun status sosial turut mewarnai keberadaan suatu masyarakat,
karena itu turut dipelajari dalam sosiologi.


f. Perubahan Sosial

Suatu masyarakat bukanlah komunitas pasif dan monoton melainkan selalu mengalami perubahan-perubahan.
Misalnya, perubahan sistem dunia politik di Indonesia yang semula terdiri atas tiga partai politik menjadi sistem multi partai, mau tidak mau telah mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian juga, apabila di kelas Anda tiba-tiba diberlakukan tata tertib baru, tentu para siswa akan menyesuaikan dengan aturan baru itu. Sehingga terjadilah perubahan sosial. Kenyataan di masyarakat yang selalu berubah seperti
itu juga dikaji dalam sosiologi.

Google+ Followers

Populer Minggu Ini

Diberdayakan oleh Blogger.