MENCUKUR BULU KEMALUAN "SUNNAH DLM ISLAM"

Senin, 23 Juli 2012

MENCUKUR BULU KEMALUAN "SUNNAH DLM ISLAM"




Kadang orang merasa geli jika mendengar kata bulu kemaluan. Atau terlintas angan, bahwa area tersebut merupakan hal yang begitu tak lazim untuk diucapkan. Tapi perlu kita ketahui bahwa dalam Islam, mencukur bulu kemaluan tidaklah dosa. Melainkan hal yang di sunnahkan hukumnya.


Disebutkan A’isyah radliallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada sepuluh hal dari fitrah (manusia); Memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencukup bulu pubis dan istinjak (cebok) dengan air. ” (H.r. Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah).

Selain itu dalam hadist rosul, Muhammad SAW bersabda “ Lima Hal yang termasuk sunnah fitrah adalah, Mencukur bulu kemaluan, Berkhitan, Memendekkan kumis atau merapikan bulu kumis, Mencabut bulu ketiak, Memotong kuku “ ( HR. Jama’ah ).

Dan,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan batasan waktu kepada kami untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabuti bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, agar tidak dibiarkan lebih dari empat puluh hari.” (H.r. Muslim, Abu Daud, dan An-Nasa’i).

Dari sini setidaknya bisa kita petik beberapa pelajaran. Bahwa pekerjaan merawat diri adalah hal yang sunannahkan oleh agama dalam hal ini Islam. Merawat diri adalah perwujudan dari rasa syukur kita kepada Allah SWT.

Bila semuanya kita dilakukan dengan baik, maka hal yang baik pula akan kita dapat. Dalam tatacaranya, mencukur bulu kemaluan bisa kita gunakan gunting dan lain-lain. Sebaiknya dalam mencukur dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. Jika dibantu seorang istri, dalam agama diperbolehkan karena sudah muhrimnya. Jika menyuruh orang lain, apa lagi lain jenis. Jelas ini semua diharamkan karena telah mempertontonkan aurat tubuh.

Manfaat dari mencukur bulu kemaluan bisa kita simpulkan diantaranya,

Sekitar area kemaluan kita akan bersih ( Islam mencintai kebersihan )

Dapat mengurangi timbulnya bau yang tidak sedap diarea kemaluan.

Ketika hubungan bersenggama dilakukan dengan pasangan akan terasa nyaman.

Beberapa uraian diatas semoga bermanfaat bagi kita semua. Ini bukan merupakan hal seronok, melainkan sebuah pemaparan yang logis baik dalam bidang kedokteran maupun dinilai dalam segi Islam

SUMB3R
jangan pergi dulu, ada postingan yang lain nih!!

Arsip Blog