Senin, 26 Januari 2015

RHOMA IRAMA MEMBISU (LIRIK, VIDEO, MP3)




Mengapa wajahmu muram 
Cobalah kau katakan padaku sayang
Apakah karena diriku 
Hingga senantiasa engkau membisu

Katakanlah segera rahasia jiwa aaaah....
Jangan kau sembunyikan hingga berlarut lama

Katakanlah segera rahasia jiwa oooh....
Jangan kau sembunyikan hingga berlarut lama

Andaikan aku berdosa 
Sudikah kau maafkan itu semua

Sudikah!



Minggu, 25 Januari 2015

RHOMA IRAMA PENDEKAR MELAYU (LIRIK, VIDEO, MP3)



Tersebut sebuah kisah
Kisah sudah tahunan lamanya
Dia itu seorang pendekar
Pendekar sakti dan perkasa

Pembela negara pelindung segala
Perang dengan gagah
Baginya tak ada sakti atau pintar
Melawan penjajah

Dengan keberaniannya
Mempertahankan negerinya
Semasa itu negeri melayu
Berperang melawan penjajah
Diusirnya tentara musuh
Bersama-sama pengikutnya

Mashur sang pendekar melayu
Harum namanya dalam sejarah
dia rela berkorban jiwa
demi kejayaan negerinya


Sabtu, 24 Januari 2015

KISAH MUALAF : SCHWANNEDGARD MENJADI MUALLAF KARENA TRINITAS

Berita ini kiriman e mail dari Ahmad Zaky <ahmad x x x@gmail.com> 
Judul artikel : Kisah Muallaf : Schwannedgard Menjadi Muallaf karena Trinitas

BIODATA SCHWANNEDGARD

Nama : Schwannedgard.
Tempat, Tanggal Lahir : Sydney, 28 April 1989.
Usia         : 26 tahun.
Agama : Islam (terlahir Katolik, kemudian menjadi Muallaf tahun 2002). 
Kewarganegaraan : Indonesia.
Domisili         : Amerika Serikat.
Pekerjaan         : Pebisnis/Wirausahawan.


(Schwannedgard)
Memiliki ayah yang beragama Islam dan ibu yang beragama Katolik membuat Schwannedgard belajar banyak mengenai agama. Sejak kecil ia memang memeluk agama Katolik, namun ia juga diajarkan tentang Islam oleh ayahnya.

“Saya dibesarkan dalam kultur 2 agama, Islam dan Katolik. Waktu kecil saya sering ke gereja bersama Mama, karena Mama adalah seorang penganut agama Katolik yang taat. Saya rajin hadir di Sekolah Minggu. Tapi saya juga sering pergi ke masjid bersama Papa, terlebih pada hari Jumat saat Papa melaksanakan ibadah sholat Jumat. Kalau sedang pulang ke Indonesia saya kadang-kadang ikut ngaji di TPA masjid-masjid terdekat, ya walaupun waktu itu saya hanya ikut bermain kejar-kejaran dan petak-umpet bersama anak-anak kecil seusia saya yang lain. Keluarga Papa berasal dari kalangan persyarikatan Muhammadiyah di Yogyakarta. Kakek saya aktif di persyarikatan tersebut. Nenek saya juga cukup aktif di organisasi Aisyiyah, yang merupakan organisasi otonom di bawah persyarikatan Muhammadiyah. Saya dikhitan saat berusia 11 tahun.”, ujarnya.  

Schwannedgard kecil yang beragama Katolik tumbuh sebagai anak cerdas. Hal itu dibuktikan dengan kemampuannya belajar membaca Al-Qur’an. Pada usia 6 tahun ia sudah bisa membaca Al-Qur’an setelah diajari oleh tantenya secara privat selama 9 hari. 2 tahun kemudian ia telah mengkhatamkan Al-Qur’an meskipun belum mempelajari arti, tafsir, dan juga azbabun-nuzul dari bacaan-bacaan Al-Qur’an tersebut.

Pria yang lahir di Sydney ini menemukan cahaya kebenaran Islam pasca terjadinya peristiwa terorisme di Amerika Serikat tahun 2001. Schwannedgard yang kala itu masih berusia remaja mencoba memikirkan alasan-alasan tentang mengapa para teroris sangat jahat karena telah tega menyerang gedung WTC di Amerika sehingga menimbulkan banyak korban jiwa. Ia berdiskusi dengan ayahnya dan mendapatkan jawaban bahwa orang Islam yang melakukan terorisme tersebut berusaha untuk membela dan menegakkan prinsip-prinsip tauhid alias mengesakan Allah SWT.

Prinsip tauhid yang didengar oleh Schwannedgard kecil melalui ayahnya kemudian membuatnya belajar dan memperdalam lagi mengenai konsep ketuhanan menurut ajaran Katolik. Akhirnya Schwannedgard menemukan kontradiksi antara konsep trinitas dengan beberapa ayat yang lain. Ia kemudian bertanya kepada para pastor tentang kepercayaan trinitas. 
“Saya bertanya tentang alasan kenapa di dalam Katolikisme harus ada Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Namun mereka hanya bisa memberikan jawaban-jawaban yang menurut saya cenderung dogmatis.”, kata Schwannedgard.

Ketidakpuasan terhadap jawaban para pastor mengantarkan Schwannedgard untuk membaca Al-Qur’an terjemahan Arab-Inggris. “Dulu saya membuka Al-Qur’an terjemahan dari halaman yang paling belakang, karena Surat Al-Baqoroh itu panjang sekali sehingga saya malas untuk membaca Al-Qur’an dari depan. Alhamdulillah Allah langsung menunjukkan saya untuk menuju ke Surat Al-Ikhlas, dan akhirnya saya membaca Surat Al-Ikhlas.”, begitu ujar pria yang kini berusia 26 tahun itu. 

Terjemahan Surat Al-Ikhlas memberikan jawaban tegas atas pertanyaan Schwannedgard terhadap konsep trinitas. Akhirnya pada tanggal 25 Oktober 2002 ia memutuskan untuk menjadi seorang Muallaf di Masjid At-Taqorub Yogyakarta dengan didampingi oleh keluarga ayahnya. Ibunya juga menjadi Muallaf sebulan kemudian. Setelah itu ia sekeluarga menjalankan ibadah umroh ke Makkah Al-Mukaromah.

Pasca menjadi Muallaf, Schwannedgard dan ibunya sempat mendapatkan penolakan dari keluarga besar ibunya. “Orangtua Mama saya sempat mendiamkan kami selama kurang lebih setahun. Namun karena kasih sayang Allah begitu besar kepada saya dan Mama saya, akhirnya Kakek dan Nenek tidak lagi marah kepada kami setelah saya mengajak mereka untuk bernyanyi lagu romantis berbahasa Jerman dengan judul ‘Du’ yang dinyanyikan oleh Peter Maffay. Orangtua Mama sangat menyukai lagu tersebut.”, tuturnya. Saat ini keluarga besar Schwannedgard sudah tidak pernah mempermasalahkan mengenai perbedaan keyakinan, dan bahkan beberapa dari mereka ada pula yang menjadi Muallaf.

Islam dan Gaya Hidup
Sebagai seorang Muallaf, Schwannedgard berusaha untuk menerapkan gaya hidup/lifestyle yang sesuai dengan ajaran dan aturan Islam. Dibesarkan di Sydney dan Jakarta telah membuatnya akrab dengan gaya hidup barat dan juga multikulturalisme. Dirinya mengaku bahwa ia sering dianggap kolot, cupu, norak, dan kampungan oleh teman-temannya karena tidak mau makan daging anjing dan babi, menyukai musik tapi tidak pernah mau diajak pergi ke night club, tidak merokok dan tidak minum alkohol, dan tidak pacaran (karena hanya ingin menjalankan proses ta’aruf sebelum pernikahan saja). 

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada teman-teman yang meninggalkan saya. Malahan saya mendapat teman dari berbagai kalangan. Ada yang non-Islam taat, non-Islam tidak taat, Islam taat, dan orang Islam yang tidak taat juga ada. Bahkan banyak gadis-gadis Muslimah maupun non-Muslimah yang justru memuji saya karena saya tidak merokok dan tidak minum alkohol. Di Sydney kadang ada juga teman yang mengajak saya untuk pergi ke tempat prostitusi, tapi alhamdulillah saya tidak pernah tergoda. Saya pernah berkuliah di Berlin dan insyaallah hingga saat ini belum pernah mencoba minum beer, hehehe.”, ujarnya.

Schwannedgard mencoba untuk tetap menjalin silaturohmi dengan teman-temannya yang belum beragama Islam. Menurutnya dakwah akan semakin mudah untuk dilakukan apabila kita dikenal baik dan ramah kepada non-Muslim. Keinginannya untuk tetap membina hubungan baik dengan teman-temannya yang beragama non-Islam pernah menimbulkan praduga kurang tepat terhadapnya. Ia pernah dikira kembali memeluk agama Katolik hanya karena makan bersama keluarganya di restoran yang terletak di dekat sebuah gereja.
Belajar Bisnis dari Rasulullah
Berprofesi sebagai seorang wirausahawan di bidang energi dan properti sejak 2010, Schwannedgard berusaha belajar dan mencontoh manajemen bisnis ala Rasulullah Muhammad SAW. Menurutnya, Rasulullah SAW adalah uswatun khasanah yang sebenar-benarnya karena punya kemampuan manajerial yang sangat baik. Hal yang paling mengesankan dari Rasulullah adalah karena hasil bisnis Rasulullah dipergunakan untuk membantu orang-orang lemah, menolong orang-orang yang membutuhkan, dan melindungi fakir-miskin.

Akhir tahun 2011 Direktur Utama JR Energy ini mengajak karyawan-karyawannya di Jakarta, Jambi, dan Barito, untuk mencari fakir-miskin di jalanan dan kemudian mengajak mereka makan di warung/restoran/kafe terdekat. Perusahaannya juga memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak yatim/piatu. Tanpa disangka pendapatan perusahaan meningkat hingga hampir 7 kali lipat dari tahun sebelumnya. Ia mengatakan, “Saat itu harga batubara sedang jelek. Tapi entah kenapa tahun berikutnya ada beberapa perusahaan dari Jepang yang malah membeli batubara dari saya dengan harga sangat tinggi, setelah saya mengajak karyawan-karyawan JR Energy untuk memberi makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.”

Schwannedgard mencoba untuk mengutamakan kejujuran dalam berbisnis. Menurut pria yang sejak Desember 2014 bermukim di California Amerika Serikat ini, Rasulullah SAW sangat mengutamakan kejujuran. Kalau diibaratkan seperti mata uang, maka kejujuran lebih berharga dari pada mata uang dollar. Kejujuran akan selalu berlaku di mana saja. 

Nabi Muhammad SAW mengutamakan mengenai profesionalitas. Hal itu juga coba diterapkan oleh Schwannedgard yang saat ini sedang bekerjasama di dalam bidang bisnis properti dengan Jeffrey Jonathon Hyland dan Richard Hilton. Ia tetap berusaha untuk profesional meskipun usianya terpaut jauh dan pengalamannya belum sebanyak rekan-rekan bisnisnya. 

Schwannedgard pernah secara iseng-iseng bertanya kepada Jeffrey Hyland (Chief Executive Officer dari Hilton&Hyland Real-Estate Company) tentang mengapa Jeffrey mau berbisnis dengan seorang pemuda Indonesia yang belum berpengalaman seperti dirinya. “Jeff bilang bahwa dia melihat ada banyak semangat dan kejujuran di dalam diri saya. Beliau juga mengatakan kepada saya bahwa beliau suka dengan kepribadian orang-orang Muslim Indonesia, karena Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim yang besar dan taat, namun masyarakatnya tidak radikal.”, begitu ujarnya sambil berharap agar tingkat Islamophobia di Amerika Serikat dapat berkurang.

(Schwannedgard bersama dengan Jeffrey Jonathon Hyland, Chief Executive Officer dari Hilton&Hyland Real-Estate Company)

Harapan Schwannedgard
Salah satu harapan yang dimiliki oleh Schwannedgard adalah agar kakek dan neneknya (orangtua ibunya) bisa segera mungkin menjadi Muallaf. Ia sadar bahwa hidayah akan diberikan oleh Allah kepada siapapun yang Dia kehendaki, namun dirinya sangat mengharapkan agar kakek dan neneknya masuk Islam. 

“Tugas saya sebagai seorang cucu untuk mencintai dan menghormati mereka sebagai leluhur, serta untuk tabligh/menyampaikan ayat-ayat Al-Qur’an tentang tauhid sudah sering saya lakukan. Saya ingin seluruh keluarga saya nantinya meninggal dunia dalam keadaan Muslim. Saya sangat cinta kepada orangtua dan keluarga besar Mama saya. Namun semuanya saya serahkan kepada kehendak dan kekuasaan Allah SWT.”, kata Schwannedgard dengan penuh harap. 

“Khusus untuk saudara-saudara yang non-Muslim, yang atheis, maupun yang agnostik, saya hanya dapat berpesan agar kita tidak terjebak pada dogma-dogma. Kebenaran mungkin akan datang dengan sendirinya, namun kebenaran bisa jadi akan datang dengan lebih cepat apabila kita juga berusaha untuk mencari kebenaran tersebut.”, lanjutnya. 

Pria yang memiliki hobi olahraga dan berwisata alam ini memiliki harapan agar dakwah Islam di Indonesia maupun di seluruh dunia dilakukan dengan cara-cara yang lebih kreatif. Misalnya melalui desain grafis, musik, media-media modern, dan sebagainya. Ia juga berharap agar masyarakat Muslim tidak melakukan hal-hal radikal yang nantinya justru dapat membahayakan dan mencoreng nama Islam. Menurutnya, dakwah dapat diibaratkan seperti sebuah batu berlian yang sangat besar. Jika kita melemparkan batu berlian besar tersebut kepada saudara-saudara non-Muslim dengan keras, maka mereka akan terluka, emosi, dan bahkan nantinya akan membenci kita. Namun apabila kita mengantarkan batu berlian besar tersebut dengan lembut dan penuh cinta, maka kecil kemungkinan seseorang yang akan menolak untuk menerima batu berlian besar/dakwah dari kita. (bangmu2.com)

Jumat, 23 Januari 2015

SS HUMOR : SELAMAT ULANG TAHUN ISTERIKU



Acep pergi kesebuah toko kue dan memesan kue ulang tahun untuk pesta ulang tahun istrinya.

Penjaga toko :
"Apa yang hendak ditulis pada kue ulang tahun ini, pak?

Acep :
"Mmmm, tulis saja 
"Sayang, kamu tidak bertambah tua" di bagian atas, 
kemudian sambung dengan
"Sayang, kamu cuma bertambah cantik" di bagian bawah."

Esoknya, Acep datang ke toko kue mengambil Kue Ulang tahun dan terus membawa pulang ke rumah untuk dipersembahkan kepada istrinya yang tersayang di hadapan para tamu yang lain. 

Dan ketika kue ulang tahun itu dibuka di depan istri dan para tamu undangan yang lain, Acep hampir pingsan ketika membaca tulisan yang tertera di kue ulang tahun itu :

" SAYANG , KAMU TIDAK BERTAMBAH TUA DI BAGIAN ATAS. 
SAYANG, KAMU CUMA BERTAMBAH CANTIK DI BAGIAN BAWAH."

Rabu, 21 Januari 2015

SS HUMOR : CERITA LUCU ACEP MASIH SD



Ibu Guru : Ibu Neneng
Murid : Acep
Mamah Acep

Suatu hari di sebuah Sekolah Dasar…

Ibu Neneng :
“Siapa yang bisa menjawab pertanyaan ibu, boleh pulang duluan.”

Tiba-tiba terdengar suara kentut… 
“TUUUTT…!!!”

Ibu Guru: 
“Eh eh eh eh, siapa itu tadi yang kentut?”

Acep Angkat tangan,
Acep : 
“Saya, bu!!! Jawaban saya benar, saya boleh pulang duluan kan, HORREE…!!!”

Ibu Neneng :
!!?>!?????


Sesampainya di rumah Acep ditanya oleh mamahnya :

Mamah : 
“Acep, kok tumben kamu jam segini udah pulang, sayang?”

Acep : 
“Iya mah, tadi di kelas waktu ibu guru bertanya, Acep angkat tangan dong, hihihi…”

Mamah: 
“Hebat, pinter anak mamah… 
Emang ibu guru tanya apaan, sayang?”

Acep : 
“siapa itu tadi yang kentut?!?”

Mamah:
!!?>!? gigit sapu lidi

Minggu, 18 Januari 2015

RHOMA IRAMA SURAT PALSU FT ELLYA KHADAM (LIRIK, VIDEO, MP3)

DOWNLOAD VIDEO
DOWNLOAD MP3




Oma :
Oooo Wahaaa
Oooo Wahaaa

Ellya :
Oooo Wahaaa
Oooo Wahaaa

Oma :
Dinda mengapa wajahmu selalu nampak muram
Bila aku datang tak pernah kau nampak riang
Ooo Mengapa
Coba Katakan apakah sebabnya
Oooo Wahaaa

Ellya :
Nanda Jangan pura-pura seakan-akan tak perkasa
Nanti kau kan malu bila aku yang menunjukkan
Katakanlah katakan segera segala dosamu
Oooo Wahaaa

Oma :
Mana aku tau kalau tidak kau katakan
Juga ku tak tau apa yang kau maksudkan

Ellya :
Lihat ini surat kudapat dalam sakumu
Dari seorang dara ditujukan kepadamu
Kini janganlah kau coba tak mangakui

Oma :
Dinda memang surat itu aku buat sendiri
Aku ingin tau apakah engkau temui
Ternyata, ternyata kini kau sayang padaku
Oooo Wahaaa

Ellya :
Nanda janganlah kau selalu menggoda diriku
Karena engkau tau aku sayang kepadamu
Oh janganlah janganlah lagi kau goda diriku
Oooo Wahaaa


Kamis, 15 Januari 2015

RHOMA IRAMA UANG BELANJA FT ELLYA KHADAM (LIRIK, VIDEO, MP3)





Oma :
O o Ellya 

Ellya :
Kenape

Oma :
Abang 'lah datang

Ellya :
Bodo

Oma :
Cobalah siapkan nasi untukku
Udah lapar nih El

Ellya :
Abang maunye makan melulu
Tapinye tak mau ngasih belanje

Oma :
Mmm suka ngilangin

Oma :
Kan udeh dikasih kemaren dulu

Ellya :
Abis

Oma :
Uang lime ratus 
Masa gak cukup
Beli apaan aje si El

Ellya :
Kan abang tau
Jaman sekarang
Segale-galenye mahal semua

Oma :
Oya oya Aku mengerti

Ellya :
Tau kok

Cobalah coba kite pikirin
Supaya tenteram dirumah tangga

Duet :
Cobalah coba kite pikirin
Supaya tenteram dirumah tangga

Oma :
Kan udeh dikasih kemaren dulu
Abis

Oma :
Uang lime ratus 
Masa kagak cukup
mmh Buat masang lotre kali nih

Kan abang tau
Jaman sekarang
Segale-galenye mahal semua

Oya oya Aku mengerti

Ellya :
Tau kok

Oma :
Cobalah coba kite pikirin
Supaya tenteram dirumah tangga

Duet :
Cobalah coba kite pikirin
Supaya tenteram dirumah tangga 2x



Rabu, 14 Januari 2015

Selasa, 13 Januari 2015

ELVY SUKAESIH JANGAN MENCINTAIKU FT RHOMA IRAMA (LIRIK, VIDEO, MP3)




Janganlah jangan engkau menyintaiku
Karena diriku penuh noda dan dosa
Tiada mungkin kumelepaskanmu
Lupakan saja cintamu kepadaku

Ku tak perduli semua noda dan dosamu
Karena cintaku padamu suci dan mulia
Pikirkanlah dahulu

Agar tiada penyesalan nantinya
Setelah kita hidup berumah tangga
Percayakanlah padaku semua
Kuyakin kita akan hidup bahagia

Senin, 12 Januari 2015

ELVY SUKAESIH JANGAN PEGANG DULU (LIRIK, VIDEO, MP3)




Judul Lagu : Jangan Pegang Dulu
Cipt           : H. Rhoma Irama
Vocal         : Elvy Sukaesih


Jangan pegang dulu
Jangan cium dulu
Karena baru saja
Kita berkenalan

Aku belum tahu
Siapa dirimu
Aku belum tahu
Dimana rumahmu

Mau pegang soal gampang
Mau cium soal mudah
Tapi aku mau tahu dulu
Apa maksud dihatimu

Pabila kau sungguh-sungguh
Peluk cium boleh saja
Tapi bila mau main-main
Silahkan cari yang lain

Jangan pegang dulu
Jangan cium dulu
Karena baru saja
kita berkenalan

Mau pegang soal gampang
Mau cium soal mudah
Tapi aku mau tahu dulu
Apa maksud dihatimu

Ah..
Jangan pegang dulu
Jangan cium dulu
Karena baru saja
Kita berkenalan..


Minggu, 11 Januari 2015

RHOMA IRAMA - BUNGAKU (LIRIK, VIDEO, MP3)




Om Purnama

Oh... lihatlah bungaku kini telah berkembang
Harum semerbak elok dipandang
Oh... lihatlah bungaku kini telah berkembang

Kuingin menyuntingnya dengan sepenuh jiwa
Aduhai bunga

Jangan kau terpedaya oleh kumbang remaja
Yang kan menggoda
Berikanlah harummu hanya untukku saja

Banyak musafir lalu yang ingin menyuntingmu
Jaga dirimu setiap hari
Janganlah engkau lupa
Wahai bunga hatiku

Jaga dirimu setiap waktu
Janganlah engkau lupa
wahai bunga hatiku


Jumat, 09 Januari 2015

RHOMA IRAMA - PISANG GORENG FEAT ELLYA KHADAM (LIRIK, VIDEO, MP3)




Pisang Goreng...
Siapa yang mau beli pisang goreng
Boleh boleh
boleh dicoba pasti sedap rasanya
Tetapi ingat selalu membayar kontan
eh jangan lupa rugi modal sedikit

Sini sini, sini dong saya mau lihat pisangnya
Boleh mas
Coba coba, bolehkah saya coba sebuah saia
Jikalau sedap pasti kubeli semua
Akan kubayar segera jangan kuatir

Pisangnya boleh dicobain
Boleh mas

Mmh gak enak nih
Pokoknya bayar mas

Mana uangnya,?
Uang apa

Bayar segera
Pisang gak enak

Jikalau tidak kumenangis 
Ehhhehehhhh

Sabarlah dulu
Bayar pokoknya bayar

Jangan menangis
hehehhehhh

Akan kubayar berapa oh harganya

Mana mana mana uangnya kau mau beli
Jangan Jangan jangan lagi engkau permainkan aku
Sebenarnya aku tak ada waktu
Karna pisangku belum ada yang laku

Mmmh nih uangnya
masa segini mas kurang 
MMhh berapa duit
Satuinya 500
Haadddihhh'

Jangan begitu itu gak mungkin
Semuanya mahal
Masa kan harga pisang goreng 500

Kalau tak mau 
Terang dong
Tidak mengapa
Jadi

Tapi kembalikan pisang yang kau makan
Astagaaaa

Mari mari mari kita lupakan saja semua
Malu malu malu kan kalau kita ributin diri'
Sebelum banyak orang datang  melihat
dan lebih kita jadi kenalan 

Disitu siapa mas
Saya Tugiyo dan disitu
Saya Tugiyem mas
Ohh sama-sama dari Jawa